Puan yang tak berTuan
Ajarkan aku senaif dirimu, yg terlihat biasa aja setelah apa yg sudah terjadi. Ajarkan aku seperti mu, yg masih bisa membuka hati untuk mampir dan singgah. Aku hanyalah puan yg tak bertuan, yg sedang sibuk meramu asa dengan rasa melahirkan rindu. Rindu ?? Haha rinduku pun saat ini tak bertuan. Kulihat rinduku berjalan menuju tuannya, tetapi pulang dengan lesu rautnya memudar, senyumnya memudar ku tanya mengapa Rinduku menjawab "mungkin sudah seharusnya tau diri, karna tempat ku bukan lagi disana. Singgahsana ku menghilang. Aku mampir di tempat yang tidak aku kenal, tubuhku gemetar. Lalu sekelebat ku dengar logika berbisik mengatakan " Pulanglah kamu rindu, sadar diri tempatmu bukan lah lagi disini" Lalu aku kembali lagi bersama mu. Rindu yang kuramu akhirnya kembali dengan kecewa sudah tidak adalagi tempat di terdahulunya. Sabar wahai rindu, sepertinya kamu harus beristirahat sejenak menyiapkan raga mu agar tak kecewa....


