Hujan


Hai hujan.. 

Senang kau hadir kembali di dalam sunyi ku 
Karna hanya kaulah yang selalu ada dalam sunyi ku
Lagu hujan yang kau berikan malam ini begitu menenangkan ku. 
Air mu yang jatuh mengenai tubuhku bagai pelukan hangat pada malam ini. 

Bau hujan yang tertinggal bagai aroma theraphy yang menenangkan untuk ku. 
Air yang kau turunkan begitu banyak yaa seperti sayang ku pada nya. 
Yaaa... sayang ku padanya. 

Di sini hujan kasih
Berbalut selimut menghangat raga
Dingin terasa hingga sampai ke tangan
Merambah mencari celah

Hujan kali ini begitu berbeda
Berbeda karena di ujung malam
Sepi mencekam bosan
Bermain kantuk membutakan mata

Aku masih di sini
Masih menjadi beku yang tak hangat
Terasa sesak takkala tertatap
Mungkin dingin menjadi penawar

Atap dan daun rimbun jadi saksi
Bahwa bening mencumbu hijau
Terlarut basah meninggal subur
Penawar di musim kemarau.

Di basah itu memori tersangkut
Menyanyut ingat membara bayang
Terlihat warna di pucuk mata
Kurasa memori menari bernyanyi berputar

Masih teringat olehku
Kenyataan yang menggenggam
Hangat menguar melawan dingin
Terbawa sampai ke hulu hati

Aku tak ingin melupa
Rasa di bidang merah masih menyenja
Di bayang barat rasa itu kugantung
Bersama hujan ia melebur

Hujannya deras terasa
Merangkak mencari celah
Batu keras memukulku
Tergiang ingin mengapak

Aku belum larut menjadi abu
Aku masih menjadi ingatan yang takkan raib
Menjadi sepertiga kenangan yang hidup di hujan malam
Aku masih menjadi cerita untuk hari ini dan selamanya.  (19 agustus 2016, 19.51)

Komentar

Postingan Populer